Penuh Haru, MA Persis Tarogong Lepas 273 Santri Angkatan 41 dalam Haflatul Wada’
GARUT — Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Aula Syihabuddin pada Ahad, 24 Mei 2026. MA Persis Tarogong sukses menyelenggarakan kegiatan Haflatul Wada’ Santri Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh 273 santri kelas XII yang terdiri atas 144 santriwati dan 129 santriwan, beserta para orang tua/wali santri yang turut mendampingi secara langsung.
Rangkaian acara diawali dengan penyambutan dan defile santri bersama orang tua menuju Aula Syihabuddin, dilanjutkan dengan pembukaan, tilawah Al-Qur’an Surat Ibrahim ayat 35–41 yang dipandu oleh Dimas Sagara Adikara dari kelas XII Agama 1, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars MA Persis Tarogong yang dipimpin oleh Hibban Dlaifullah Al Jiyad dari kelas XII MIPA 2.
Dalam sambutannya, perwakilan santri sekaligus Ketua Angkatan 41, Siddiq Dauli Ibadi dari kelas XII MIPA 2, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh asatidzah dan orang tua yang telah mendampingi perjalanan mereka selama tiga tahun menuntut ilmu. Ia juga mengenang berbagai pengalaman kebersamaan bersama teman-teman Angkatan 41.
“Sekolah ini bukan hanya tentang nilai, ujian, ataupun kelulusan. Di sekolah inilah kita menemukan arti perjuangan, arti pengorbanan, arti pertemanan, dan arti pendewasaan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala MA Persis Tarogong, Ust. H. Aan Adam, Lc., dalam sambutannya mengumumkan capaian membanggakan angkatan yang dinamai “Arc41ne” tersebut. Sebanyak 76 santri dilaporkan telah diterima di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta favorit melalui jalur prestasi, mulai dari UI, UGM, UNPAD, hingga Program Kedokteran UPI.
Meski demikian, beliau menekankan pentingnya menjadikan ilmu dan prestasi sebagai jalan untuk semakin dekat kepada Allah SWT serta berbakti kepada orang tua.
“Jadikanlah kebanggaan itu menjadi hamba Allah yang bisa khusyuk salatnya dan menjadi anak-anak shaleh. Apalah artinya sebuah prestasi, tetapi kepada Allah tidak mengabdi dan kepada orang tua tidak taat,” pesannya kepada seluruh santri kelas XII.
Perwakilan Pimpinan Daerah Persis Kabupaten Garut yang diwakili oleh Bidang Pendidikan, Ust. Iwan Ridwan, M.Pd.I., turut hadir menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh perangkat asatidzah MA Persis Tarogong.
Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa Persis se-Indonesia ke depan akan menerapkan standar kompetensi lulusan nasional yang tertuang dalam Profil Santri Persis, yang mencakup tiga indikator utama: beradab, berpikir kritis, dan berdakwah.
Prosesi Simbolis Serah Terima Santri dan Penyerahan Penghargaan

Mewakili pimpinan pesantren, Ust. Pahad Nurdiansyah, M.Pd.I., memimpin prosesi penyerahan kembali 273 santri secara resmi kepada orang tua mereka. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan bahwa berakhirnya masa belajar di madrasah merupakan awal dari perjalanan hidup yang sesungguhnya.
Prosesi serah terima simbolis diwakili oleh santriwati berprestasi, Naja Adira Khairun Nisa dari kelas XII MIPA 3, didampingi oleh orang tuanya. Naja berhasil diterima di Universitas Negeri Surabaya jurusan Keperawatan melalui jalur SNBP serta di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta jurusan Tadris Biologi melalui jalur SPAN-PTKIN. Selain itu, ia juga merupakan peraih Juara 3 Lomba Orasi FCTA 2024.
Prosesi pelepasan almamater dan pengalungan medali kelulusan menjadi simbol berakhirnya masa pendidikan santri di MA Persis Tarogong.
Suasana haru semakin terasa saat penayangan video ungkapan orang tua yang disampaikan oleh Deni, orang tua dari Muhammad Kahfi Al-Kausar kelas XII MIPA 2. Dalam testimoninya, beliau mengungkapkan rasa syukur mendalam karena putranya tidak hanya dibimbing dalam ilmu agama, tetapi juga difasilitasi hingga berhasil meraih Juara 1 Olimpiade Fisika tingkat Provinsi Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Momen Penuh Emosi: Mindfulness Moment dan Pembekalan Alumni

Suasana Aula Syihabuddin semakin larut dalam keharuan saat memasuki sesi Mindfulness Moment. Pembacaan puisi bertema “beranjak dewasa” dibawakan secara apik oleh Bayu Surya Putri dari kelas XII IPS 2.
Momentum tersebut diperkuat dengan penampilan lagu Saat Kau Telah Mengerti yang dibawakan oleh Arsya Fauzan dan Muhammad Kanz Jazil Ramadhan. Banyak santri dan orang tua tampak tidak mampu membendung air mata saat saling berhadapan dan mendoakan satu sama lain.
Sebagai pembekalan terakhir bagi para alumni baru, Ust. Zamzam Muharamsyah, Lc., M.Si., alumni MA Persis Tarogong Angkatan 15 Tahun 2000, menyampaikan orasi ilmiah mengenai tantangan generasi Z di era modern.
Beliau menekankan pentingnya membangun kematangan pribadi (akil baligh) serta menajamkan akal pengalaman (aklut tajribah) di tengah ketidakpastian global dengan merujuk pada konsep Start with Why.
“Hari ini kalian akan berpencar dan menyebar. Maka fondasi terpenting bagi keunggulan adalah kematangan pribadi,” tuturnya di hadapan para santri dan wali santri.

Dalam kegiatan yang berlangsung sekitar tiga jam tersebut, panitia juga mengumumkan berbagai penghargaan bagi santri berprestasi serta capaian penerimaan perguruan tinggi.
Melalui kegiatan Haflatul Wada’ ini, diharapkan para lulusan MA Persis Tarogong Angkatan 41 mampu menjadi generasi yang berakhlakul karimah, berilmu, serta siap melanjutkan perjuangan di tengah masyarakat dengan tetap membawa nilai-nilai pesantren dalam kehidupan sehari-hari.

